Senin, 25 April 2011

Gonjang Ganjing

gonjang ganjing berebut piring
apa isi piring?
ada kata ada janji
ada pula kekosongan semata

keu kah?
sekali musnah takan terkembalikan
yang ada bukan hanya dijaga
tapi juga termanfaatkan
untuk bangsa yang sedang nestapa
mengapa kita bertukar teriak
duduklah pada tikar kalau ada karpet merah
mari kita bersulang air kelapa muda
agar jernih fikir dan nurani

mari kita sefaham kembali
yang terisa kita lestarikan
kita manfaatkan dengan arif dan bijak
agar esok tak ada musibah
agar kelak tak ada sesal

duduklah wahai bapak bapak
kami yang dibawah memintamu

Tidak ada komentar:

Rimbaku ! Rimbaku !

sebuah jeritan panjang yang menyayat, memecahkan kesunyian malam yang pekat

RIMBAKU ......!!!! RIMBAKU......!!!!

tersadar dari tidur yang nyenak tentang mimpi-mimpi yang diembuskan oleh para punjangga bahwa negeri kita kaya raya.
karena kayarayanya, hutan ditebangi dengan izin yang tidak terawasi, menebang tanpa izin semakin merajalela.
bencana datang, bukan hanya harta, nyawa ! selembar nyawa anak kita, saudara sedarkita, ibu kita, ayah kita. haaaaannnnyuuuut oleh bah yang sesaat datang

longsor melanda anak terbanam, ibu, bapak, saudara terbenam dan tidak ditemukan, terkubur tanpa lubang lahat, tanpa nisan.

mimpi-mimpi yang perih membangunkan kesadaran kita, bencana bagi manusia karena lam sudah porak poranda.
saat terjaga dari lelap, tersadar : RIMBAKU....!!!!! R I M B A K U !!!!!!!!!!!
dalam hening
pasrah sepasrah-pasrahnya

dalam bening
ada perih mengalir pelan

kubiarkan tak ku hapus
karena itu adalah milikmu
kubiarkan karena itu pemutus rindumu

dengan segala ikhlas
telah kita coba menanam tanpa memanen

dan ini adalah mata air
mata air
kehidupan
keabadian

tanpa kata
hari ini
mata air
menjadi
air mata

kini
rindu mengoyak mimpi
sampai kapan?

sampai kapan
mata air menjadi air mata

(untuk adiku FR di Krinci)