Selasa, 08 Desember 2009

Dalam remang

dalam remang, semuanya menjadi tidak pasti. Langkah harus tetap dilanjutkan karena langkah adalah kehidupan
batu berserak akan menjadi sandungan kehidupan, jalan licin akan menjatuhkan
gonjang ganjing ini tak jua surut, hampir usai satu diterikan yang lain.

jalan mendaki semakin terjal dan kehidupan semakin susah
rumah digusur, lapak didepak, banjir menggelora dan kebakaran di mana-mana

gempa munkin telah letih atau saat ini hanya istirahat saja tapi mengapa hidup ini semakin melata

menyusuri sungai yang tak lagi jernih
balak memang berkurang tapi ladang meraja lela di mana-mana
Rimbaku !!!!! Rimbaku !!!!!
dimana engakau wahai rimba lestariku
dimana????

termenung di pondok ladang
pada senja yang semakin suram

rimbaku menjadi ladang orang
sakit tak terperikan
kurasakan bencana mendera-dera
nestapa semakin erat

wahai engkau
dimanakah engkau gerangan kini
tak nampak lagi jejakmu di tanah basah
tak nampak lagi jejak mu di rumput kering
tak nampak lagi jejakmu di gelagah hijau
tak nampak lagi jejakmu
tak nampak lagi

wahai engkau
tuan-tuan pembela pertiwi
rimbaku!!! rimbaku!!!!
akan kah binasa secepat ini????????

                          (buat adiku sang pembela)

Tidak ada komentar:

Rimbaku ! Rimbaku !

sebuah jeritan panjang yang menyayat, memecahkan kesunyian malam yang pekat

RIMBAKU ......!!!! RIMBAKU......!!!!

tersadar dari tidur yang nyenak tentang mimpi-mimpi yang diembuskan oleh para punjangga bahwa negeri kita kaya raya.
karena kayarayanya, hutan ditebangi dengan izin yang tidak terawasi, menebang tanpa izin semakin merajalela.
bencana datang, bukan hanya harta, nyawa ! selembar nyawa anak kita, saudara sedarkita, ibu kita, ayah kita. haaaaannnnyuuuut oleh bah yang sesaat datang

longsor melanda anak terbanam, ibu, bapak, saudara terbenam dan tidak ditemukan, terkubur tanpa lubang lahat, tanpa nisan.

mimpi-mimpi yang perih membangunkan kesadaran kita, bencana bagi manusia karena lam sudah porak poranda.
saat terjaga dari lelap, tersadar : RIMBAKU....!!!!! R I M B A K U !!!!!!!!!!!
dalam hening
pasrah sepasrah-pasrahnya

dalam bening
ada perih mengalir pelan

kubiarkan tak ku hapus
karena itu adalah milikmu
kubiarkan karena itu pemutus rindumu

dengan segala ikhlas
telah kita coba menanam tanpa memanen

dan ini adalah mata air
mata air
kehidupan
keabadian

tanpa kata
hari ini
mata air
menjadi
air mata

kini
rindu mengoyak mimpi
sampai kapan?

sampai kapan
mata air menjadi air mata

(untuk adiku FR di Krinci)